Dibuka 11 November, Waspadai Penipuan Rekrutmen CPNS 2019

Medsosnews.com, Jakarta Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengingatkan agar para pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019 mewaspadai penipuan yang kerap mengatasnamakan BKN.

Kepala Biro Humas BKN Mohammad Ridwan mengatakan, BKN tidak pernah menerbitkan surat keputusan CPNS kecuali untuk instansi BKN sendiri.

BKN tidak pernah menerbitkan SK CPNS kecuali SK CPNS untuk BKN sendiri,” kata Ridwan dikutip dari Antara, Selasa (5/11/2019).

BACA JUGA

  • Kemenkumham Buka 3.532 Lowongan CPNS 2019 untuk Lulusan SMA
  • Pelamar CPNS 2019 Kategori P1/TL Berpeluang Gunakan Nilai SKD di 2018
  • Kementerian ESDM Buka 187 Formasi CPNS, Cek Persyaratannya

Selain itu, kata dia, simulasi Computer Assisted Test (CAT) yang diselenggarakan BKN selalu gratis tanpa dipungut biaya apapun, dan tidak pernah bekerja sama dengan pihak lain.

“Untuk simulasi CAT BKN, kami tidak pernah bekerja sama dengan pihak lain dan selalu gratis,” kata dia.

Pemerintah membuka sebanyak 152.250 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2019, yang terbagi untuk 67 kementerian/lembaga dan 461 pemerintah daerah.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, 152.250 formasi CPNS itu dibagi masing-masing 37.425 formasi untuk kementerian/lembaga, dan 114.861 formasi untuk pemerintah daerah.


Pendaftaran Dibuka 11 November

Rencananya pendaftaran dimulai pada 11 November 2019 secara online melalui sscasn.bkn.go.id, dan ditutup 24 November 2019.

Berdasarkan ketentuan, peserta hanya bisa mendaftar pada satu instansi dan satu formasi jabatan di kementerian/lembaga/pemda.

Untuk tahap Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) direncanakan pada awal Februari 2020, dan dilanjutkan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) di awal Maret 2020. Pengumuman kelulusan dilakukan pada April 2020.

Seperti tahun sebelumnya, SKD menggunakan Computer Assisted Test (CAT) untuk mencegah adanya kecurangan. Baca juga: BKD: Kuota tenaga pendidikan dominan dalam CPNS 2019

admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Wali Kota soal Ormas: Jangan Sampai Bekasi Dianggap Kota Preman

Sel Nov 5 , 2019
Medsosnews.com Jakarta – Video mengenai aksi ormas di Jalan Raya Narogong, Kota Bekasi, pada 23 Oktober 2019 viral. Keberadaan ormas pun menjadi perbincangan terutama terkait isu meminta pengelolaan parkir di 606 titik minimarket yang ada di Kota Bekasi, Jawa Barat. Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi didampingi Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Indarto, Dandim 0507 […]
Wali Kota soal Ormas: Jangan Sampai Bekasi Dianggap Kota Preman