3 Hal tentang Penemuan Telur Buaya yang Ternyata…

3 Hal tentang Penemuan Telur Buaya yang Ternyata…

Medsosnews.com, Jakarta – Petugas Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Badan Air Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Utara menemukan puluhan telur berukuran cukup besar di tepi Kali Cengkareng Drain, Pantai Indah Kapuk, Penjaringan, Jakarta Utara.

Sekitar 20 telur berukuran cukup besar tersebut ditemukan pada Minggu, 6 Oktober 2019 pagi. Para petugas pun mengira telur itu merupakan telur buaya.

Telur buaya tersebut pertama kali ditemukan petugas saat sedang menanam bibit singkong di tepi Kali Cengkareng Drain.

Namun rupanya, setelah ditelisik, telur-telur itu bukanlah telur buaya. Telur itu adalah telur biawak. Hal itu diketahui setelah telur diperiksa oleh petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).

Berikut 3 hal tentang telur biawak yang semula diduga telur buaya dihimpun Liputan6.com:

Pertama Kali Ditemukan Petugas UPK

Petugas UPK Badan Air Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Utara menemukan telur yang diduga telur buaya saat menanam bibit singkong di tepi Kali Cengkareng Drain.

Hingga kini, belum terlihat induk dari telur buaya itu, namun warga dan petugas kerap menemukan dua ekor buaya di sekitar lokasi telur ditemukan,

Jumlahnya Puluhan

Petugas UPK Badan Air Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Utara masih menjaga keberadaan dua puluh butir telur buaya di tepi Kali Cengkareng Drain, Pantai Indah Kapuk, Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu pagi.

Telur-telur buaya dibiarkan dalam posisi tertimbun tanah. Petugas UPK pun berharap puluhan telur buaya ini segera dievakuasi untuk menghindari kerusakan.

“Ini takutnya ada orang di luar main ambil ambil saja, kita namanya kerja cuma sampai sore saja, sore kita pulang, enggak mungkin kita jagain di sini,” ujar petugas kebersihan UPK Badan Air Jakarta Utara Listyono.

Bukan Telur Buaya

Hingga Minggu, 6 Oktober 2019 pagi, telur-telur tersebut masih dijaga petugas UPK Badan Air Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Utara untuk menghindari kerusakan.

Saat itu, petugas mengira telur-telur ini merupakan telur buaya, mengingat banyaknya laporan bahwa warga dan petugas yang kerap menemukan dua ekor buaya di sekitar lokasi.

Namun, setelah ditemukan dan diperiksa petugas BKSDA, ternyata telur itu bukanlah telor buaya.

“Telur-telur tersebut bukanlah telur buaya, tetapi itu adalah telur biawak. Itu bisa dilihat dari ciri-ciri fisik, dari cangkang telur. Telur buaya itu jauh lebih besar daripada cangkang yang ditemukan,” kata Kepala BKSDA Jakarta Ahmad Munawir.

BKSDA menghimbau kepada masyarakat agar tidak usah khawatir akan temuan telur-telur di tepian Kali Cengkareng.

admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Polisi Tetapkan Sekjen PA 212 Tersangka Penganiayaan Ninoy Karundeng

Sel Okt 8 , 2019
Polisi Tetapkan Sekjen PA 212 Tersangka Penganiayaan Ninoy Karundeng Medsosnews.com, Jakarta – Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) menetapkan Sekjen Persaudaraan Alumni (PA) 212, Bernard Doni alias Bernard Abdul Jabbar sebagai tersangka, dalam dugaan kasus penculikan disertai penganiayaan kepada relawan Jokowi, Ninoy Karundeng. “Nama sesuai KTP Bernadus Doni sudah ditetapkan tersangka,” kata […]
Polisi Tetapkan Sekjen PA 212 Tersangka Penganiayaan Ninoy Karundeng